Happy bday daddy
Selawat hari lahir bapak paling baik sedunia, maaf aku tidak bisa berada disampingmu hari ini tapi aku ingin semua orang tau bahwa hari ini adalah hari jadimu 😊
Masih teringat jelas bulan 5 lalu saat kau mengantarkanku ke stasiun kereta medan untuk berangkat ke kualanamu, jam 4 subuh saat itu saat keretaku harus berangkat, kau akhirnya melepas koperku dan mengatakan selamat jalan hati2 tasnya ya,kabarin bapak kalau sudah sampai di yogya..aku memelukmu menciumi pipimu berulang kali, kulihat matamu mulai berair tapi seperti biasa kau selalu sukses menyembunyikan kesedihanmu dariku 😭
Masih kuingat ketika SMA aku terjatuh dijalan raya, aku pulang sekolah dengan kaki berdarah2 dan baju basah karna hujan, ketika melihatmu duduk di depan TV seketika itu juga tangisku meledak seolah aku butuh pelampiasan, kuingat kala itu mamak menjerit dan hampir pingsan melihat lukaku, tapi karna melihatku menangis keras mamak akhirnya membentakku yang mengakibatkan bapak marah besar dan berkata ke mamak "Diam aja kau, biarkan dia nangis sepuasnya, gak usah kau merepet lagi, sakit rasanya lukanya itu..nanti kalau capek dia pasti diam sendiri" 😭
Betapapun kerasnya hatimu, banyak yg mengatakan cuma aku satu2nya orang yg mampu mencairkan hatimu di dunia ini 😭
Dari aku kecil kau satu2nya orang yg tidak pernah membantah semua permintaanku, dalam hal gadget aku selalu ingin jadi orang yg up to date..masih jelas di Ingatanku ketika 6 tahun lalu aku meminta BB Torch sebagai hadiah ulangtahunku, kau memarahiku menyuruhku tau diri karna ekonomi kita saat itu benar2 sulit karna Mamak membutuhkan biaya perobatan yg tidak sedikit. Aku menangis, itu lah pertama kalinya dalam hidupku kau menolak permintaanku.
Tapi aku tau kau juga pasti bersedih tidak bisa mengabulkan permintaan anakmu ini.
Tapi akhirnya BB Torch itu kau belikan dua tahun kemudian untukku..makasih untuk semuanya pak 😭
Saat lulus dari SMA Budi Mulia Siantar, aku selalu menangis karna mamak memaksaku untuk kuliah di fakultas kedokteran metodist Medan, berbagai macam cara dilakukannya untuk menyogokku bahkan iming2 akan memberikan mobil yg kusuka agar aku memilih pendidikan di Sumatra, tapi saat itu aku lebih memilih kuliah di yogya, kota yg sudah membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama 😜 Masih kuingat jelas bagaimana marahnya mamak saat itu melihatku melawan keinginannya, tapi sekali lagi kau datang sebagai pembelaku menyuruhku melanjutkan pendidikan kemanapun sejauh apapun asalkan sesuai keinginanku.
Dan berangkat lah aku ke yogya ketika itu tanpa ada yg mengantarku, kuurus semuanya sendiri.
Kau selalu mengajarkanku untuk mencoba semua hal agar wawasanku terbuka, kau selalu memberiku ijin untuk pergi kemanapun kusuka, menyuruhku untuk berteman dengan siapa saja, bahkan karna pengajaranmu lah yg sedari aku balita sudah kau perkenalkan dengan dunia hewan, dimana setiap hari Senin kau rutin membawaku ke pasar burung, ke pertunjukan sirkus, hingga akhirnya membuatku tumbuh menjadi manusia yg peka yg penuh rasa iba.
Kau tau, terkadang aku ingin meminjam sebentar saja hatimu agar aku tau bagaimana beban yg kau tanggung selama ini. Agar aku bisa belajar memaaf dan mengampuni seperti yg dimiliki oleh hatimu.
Kau selalu percaya padaku walaupun mamak selalu meremehkanku karna selalu menganggap aku anak manja, tapi kau selalu mengajariku untuk mandiri, melakukan segala sesuatunya sendiri, dan pengajaranmu tidaklah sia2..setahun pertama kuliah di yogya aku masih berjalan kaki seperti janjiku ke mamak sebelumnya, lebih baik berjalan kaki asal di yogya ketimbang nyetir mobil tapi di medan.
Tapi ternyata saat itu aku yg melanggar janjiku sendiri 😜 Kota yogya tidak menyediakan angkot sehingga menyulitkanku untuk pergi kemana2, via taxi aku malu takut dicap sok kaya, akhirnya aku merengek minta di belikan motor padahal saat itu aku tidak bisa mengendarai motor sama sekali..kuingat saat itu mamak marah luar biasa karna biasanya melihatku dibonceng temanku naik motor saja dia pasti sudah mau pingsan teriak2 menyuruhku turun 😂 Betapa paranoidnya istri bapak itu terhadap motor 😜
Berminggu2 setiap harinya selalu itu saja rengekanku dari yogya, masih kuingat waktu itu mamak menyuruhku menunggu setahun lagi agar dibelikan mobil saja. Tapi sedikitpun aku tidak tertarik, lalu aku berbohong mengatakan aku sudah biasa memakai motor di jalan raya yogya hingga akhirnya bapak buka suara dan percaya aku pasti bisa lalu menanyakan motor apa yg kusuka.
Ada rasa berdosa saat itu membohongi bapak 😭
Saat akhirnya motor itu datang, aku belajar 2x saja lalu memberanikan diri langsung membawa ke jalan lintas solo yogya sendirian..saat itu aku kecelakaan, mungkin karmaku karna sudah membohongi orangtua. Tapi ku pastikan saat itu karna doa orangtua juga sehingga aku tidak kenapa2 hanya luka lecet sedikit saja.
Sifatku persis seperti sifatmu, ketika kau pertama kali belajar menyetir mobil pun kau nekat berjalan sendiri ke jalan raya, karna prinsip hidup kita sangat sama "kalau tidak dicoba kapan lagi bisa" 😜
Sewaktu kecil wajahku lebih dominan ke wajahmu, setiap orang melihatku maka mereka pasti tau bahwa aku adalah anakmu..tapi setelah gadis dan dewasa wajahku berubah menjadi lebih dominan ke mamak dan setiap kita berjalan berdua ku lihat kau selalu tertawa saat orang lain memberi komentar kau punya anak gadis yg cantik pretttt 😜
Namun begitu, sepertinya sifatmu lebih dominan mewarisi sifatku kecuali sifat pemaafmu. Maafkan untuk yg satu ini ternyata mamak mewarisi sifat pendendamnya padaku 😂
Untuk wawasan dan kalkulasi dalam berbisnis Alhamdulillah bapak tidak salah memilih mamak sehingga punya anak yg tak kalah jago dalam perkali2an bisnis 😋
Bapakku sayang keleng ateku, walaupun umurmu semakin menua tapi style dan pemikiranmu selalu muda. Tidak heran banyak anak gadis bahkan mamak2 sekalipun yg kecewa ketika melihat kami yg berdiri di kasir toko di Siantar 😂
Seminggu lalu kau menelponku, menanyakan apakah aku jadi pulang ke Medan bulan ini agar kau tau menunda pekerjaanmu demi menjemput aku di stasiun kereta seperti biasa..aku tau kau berharap aku bisa di sampingmu saat ulangtahunmu hari ini. Maafkan aku pak, aku tidak mau membebanimu masalah biaya sehingga kuputuskan untuk mengcancel kepulanganku sampai rejekiku kembali dilancarkan seperti sedia kala 😭
Setiap aku pulang ke Medan kau tidak pernah membiarkanku pulang kerumah via taxi, kau sangat sabar menahan lapar menungguku di stasiun kereta api agar bisa menemaniku makan siang di rumah 😭 Begitupun ketika akan berangkat ke yogya jam 3 subuh kau sudah bangun untuk mengantarkanku. Kau selalu berpendapat Medan bukanlah kota yg aman seperti yogya.
Ketika di Medan, ketika pacarku menjemputku untuk makan diluar jam 9 malam kau bahkan sudah berulangkali menelponku menyuruh pulang hingga akhirnya membuat pacarku jantungan waktu mengantarku pulang kerumah 😜
Walaupun saat ini umurku sudah lebih dari 25 tapi kau selalu menganggapku gadis kecilmu yg dulu kau pegang erat tangannya kemana2, yang rutin kau potong kukunya setiap hari minggu tiba, yg kau sulangi makan, kau mandikan, kau belikan apapun yg dia suka.
Bahkan setelah aku dewasa begini pun kau selalu berpesan, kalau nyebrang liat kanan kiri. Kalau masak minyak gorengnya jangan kebanyakan, kalau malam jangan terlalu banyak makan dan ngemil, kalau nonton jangan tiduran, jangan biasakan bangun siang,dll.
Walaupun pada kenyataannya, setiap aku pulang ke Medan kau selalu membiarkanku bangun siang jam 10 dan terbangun karna kau menelponku mengatakan sudah ada mie pangsit diatas meja untuk sarapanku. Lalu malamnya ketika kau pulang dari toko tanganmu tak pernah kosong membawa segala jenis makanan penuh dosa yg tak bisa ketemui di yogya dan menyuruhku memakan sekenyangnya.
Hingga akhirnya aku menyadari niat diet kalau sudah di Medan hanya lah wacana prettt prettt saja 😭
4 tahun lalu saat aku mudik ke Siantar, bapak menyuruhku mengambil dompetnya dan saat itu lah kutau bapak menyimpan fotoku dan foto Mamak di dompet bapak. Sungguh bapakku memang pribadi yg sweet 😘
Tau kah kau Pak, aku selalu bermimpi mendapatkan suami seperti pribadimu yg sangat setia pada mamak. Bagaimana kesetiaanmu dulu merawat mamak dikala sakitnya, bahkan kau sanggup pulang pergi di hari yg sama Penang-Medan-penang karna sudah kehabisan uang untuk biaya opname mamak sebulan di Penang. Kau merawat Mamak sendiri. Tidak sedikitpun kau mengeluh bahkan kau selalu mengabarkanku berita baik agar aku bisa fokus ke perkuliahanku. Kau pikul bebanmu sendiri, selama 4 tahun masa2 kritis Mamak kau setia mendampingi, hingga akhirnya semua orang bertanya padamu apa yg membuatmu begitu setia mendampingi dan merawat istrimu..dengan tersenyum seperti biasa kau jawab bahwa kau setia karna kau berpedoman pada janji pernikahanmu di altar gereja dahulu, untuk setia dalam sehat maupun sakit sampai kematian memisahkan.
Kuingat ketika itu, semua keluarga dan teman2 bapak yg mendengar terdiam dengan pikirannya masing2.
Sejak saat itu setiap hari kupinta pada Tuhan beri aku suami yg memiliki pribadi sepertimu, yg menghargai hubungan, yg menjaga janji suci pernikahan.
Kau tau betapa aku sangat menyayangimu, sekalipun banyak yg sering menyepelekanku tapi ketika kau mengatakan aku bisa faktanya aku selalu bisa. Kita pernah menjadi teamwork saat aku SMA bahkan aku sudah mengikuti jejakmu ke pasar ikan jam 3.30 subuh setiap hari.
Dari situ aku tau bagaimana caramu menghargai rekan bisnis hingga akhirnya aku tau dalam bisnis kau perlu sedikit loyal kepada orang yg menyuplay barangmu agar kau bisa mendapat pelayanan dan produk terbaik.
Ini lah startegi bisnis yg tidak dimiliki Mamak tapi ada padamu.
Dan dari sini lah aku belajar bahwa ketika kita memberi kita pasti menerima lebih sebagai gantinya.
Bapak sayang, terimakasih karna aku sudah terlahir sebagai anakmu. Terimakasih karna kau sudah mencukupi nutrisiku sedari kecil, mendukung mamak memberiku ASI sampai umur 3 tahun, hingga akhirnya aku tumbuh menjadi gadis dewasa yg sehat dan pintar 😌
Terimakasih karna untuk masa kecil yg luar biasa, sabar mengajariku bersepeda, selalu mendongengiku cerita kancil dan buaya sebelum tidur yg membuatku tidak pernah lupa sampai detik ini kronologi dongeng yg kau ciptakan sendiri itu, terimakasih untuk kesabaranmu yg luar biasa, untuk nasihat dan doamu di kala aku menangis menyampaikan betapa letihnya aku mengurus skripsiku hingga akhirnya aku bisa lulus dengan IPK 3 koma 😌
Teruslah sehat, teruslah berjiwa muda, panjang umur, dan tunggu lah aku menepati janjiku untuk membawamu ke Yerusalem nanti dengan hasil kerja kerasku sendiri.
Oleh : Eby Kristiani Sebayang

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda